Rasulullah SAW adalah Suri Tauladan Terbaik (Keluhuran Akhlaq Rasulullah SAW)
Berikut adalah Beberap rangkuman dari kajian rutin mingguan KH. Abdurrouf bin sirojuddin di Masjid Sunan Giri GKA Gresik Jawa Timur pada tanggal 1 Februari 2025

1. Rasulullah adalah suri tauladan terbaik
Kita harus bersyukur menjadi umat Rasulullah SAW, karna beliau adalah rasul yang paling mulia sebaik baik contoh dan suri tauladan bagi ummat manusia khusunya ummat islam. Berkah beliau kita bisa beribadah kepada Allah dengan baik dan benar. Rasulullah SAW mengajarkan dan mencontohkan kepada kita bagaimana cara sholat, zakat, puasa, haji dan ibadah lainnya, bahkan bagaimana berinteraksi dengan masyarakat sekitar, kita bisa meneladani apa yang sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 21:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
“Sungguh, pada (diri) Rasulullah SAW benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah”. (QS. Al-Ahzab: 21)
Maka Rasulullah SAW adalah Suri tauladan terbaik bagi kita di semua sisi, dari sisi kesabaran Rasulullah adalah orang yang paling Sabar, sering kita mendengar kisah dimana ketika beliau berdakwah, beliau sering di lempari batu, sering di ludahi, sering di fitnah, dicaci dan perlakukan dengan tidak baik oleh beberapa kelompok masyarakat kala itu, namun apakah Rasulullah membalas mereka ? tentu jawabannya tidak sama sekali. beliau senantiasa bersabar bahkan mendoakan agar mereka mendapatkan hidayah dari Allah SWT, bahkan setelah sekian banyak keburukan yang mereka lakukan terhadap Rasulullah SAW dan ketika mereka masuk kedalam islam, seakan mereka tidak pernah berbuat kesalahan sama sekali di hadapan Rasulullah SAW, maka bagi orang orang yang senantiasa bersabar
Dari sisi memafkan beliau adalah orang yang paling pandai memafkan orang orang yang berbuat tidak baik terhadap beliau, Dari Sisi Kedermawanan, rasulullah adalah orang yang paling dermawan, bahkan dalam suatu kisah disebutkan ada seorang yang datang pada Rasulullah dan meminta kepada beliau, lalu Rasulullah SAW memberikannya kambing yang memenuhi dua bukit, sehingga orang ini berkata ketika balik kepada kaumnya:
اسلموا، فإن محمدا يُعطي عطاءَ مَنْ لا يخشى الفقر
Artinya: "Masuk islamlah kalian, karena Muhmmad jika memberikan suatu pemberian, dia tidak takut akan kefaqiran"Begitulah keadaan akhlaq dan adab dari Rasulullah SAW baik terhadap orang yang sudah masuk islam dan belum masuk islam, bahkan keluhuran budi pekerti Rasulullah diakui oleh para musuh beliau. maka pantas saja ketika Sayyidah Aisyah ditanya, bagaimana keadaan akhlak Rasulullah SAW, maka beliau menjawab:
كان خلقه القران
Artinya: adalah akhlaknya beliau, sebagai isi kandungan Al-Qur'an
maka pantaslah dan patut kita jadikan beliau sebagai suri tauladan. dari setiap sisi kehidupan kita, oleh karena itu mari kita gemar mempelajari sirah beliau, hadits, dan ilmu yang menjadi warisan beliau agar kita bisa mengikuti dan mentauladani beliau.
oleh karena itu sebagai salah satu ungkapan syukur kita, Sudah tepat kiranya jika kita selalu melantunkan sholawat pada setiap keadaan kita, sebagai rasa syukur kita atas hadirnya Rasulullah SAW dengan membawa ajaran-ajaran agama Islam. Allah SWT berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7 :
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ ٧
"(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sungguh jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”(QS.Ibrahim:7)
2. Allah dan malaikat bershalawat kepada Nabi
Allah berfirman dalam surat Al Azhab ayat 56:
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓائِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ayat tersebut menunjukkan 2 faidah penting, yaitu:
- kemuliaan Rasulullah SAW, bahkan Allah SWT dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat kepada beliau. Akhlak dan semua perilaku beliau sangat mulia karena memang Allah SWT secara langsung yang membina dan membentuk pribadi beliau. Sebagaimana yang disabdakan oleh beliau sendiri:
أَدَّبَنِي رَبِّي فَأَحْسَنَ تَأْدِيْبِيْ
Artinya :“Allah telah membinaku dengan sebaik-baik pembinaan”
- orang-orang beriman diperintahkan untuk memperbanyak sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW untuk menumbuhkan rasa cinta kepada beliau.
3. Rasulullah bermuwajahah dengan Allah
Kemuliaan Rasulullah SAW terlihat bahwa beliau adalah satu-satunya makhluk yang diundang oleh Allah SWT ke sidratul muntaha. Saat bermuwajahah dengan Allah SWT, Rasulullah SAW mengucapkan salam dan menghaturkan pujian kepada Allah SWT yang kemudian menjadi bacaan di tasyahud akhir.
- Rasulullah SAW memuji Allah SWT dengan bacaan:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ
- Allah SWT menyampaikan bahwa keselamatan, rahmat dan keberkahan adalah untuk Rasulullah SAW dengan bacaan:
السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
- Rasulullah SAW memohon keselamatan juga untuk semua para nabi dan rasul, dan hamba-hamba yang sholeh dengan bacaan:
السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
Semoga sholawat dan salam yang selalu kita lantunkan untuk Rasulullah SAW menjadikan kita kelak mendapatkan syafaat beliau, aamiin.
و الله أعلم بالصواب
Posting Komentar untuk "Rasulullah SAW adalah Suri Tauladan Terbaik (Keluhuran Akhlaq Rasulullah SAW)"