Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Konsep Rizki dan jenis-jenis rizki


Allah subahanahuata'ala telah menciptakan makhluk-Nya diatas dunia ini dan telah menentukan kadar rizki yang akan dia dapatkan selama menjalani hidup diatas dunianya, sehingga semua makhluk di atas dunia ini, dari manusianya, hewan-hewan nya akan mendapatkan semua jatah rizkinya sebelum ajalnya tiba. Sebagaimana firman Allah SWT di dalam Al-Qur'an:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ


Artinya: 
Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh) (QS Hud: 6).

Rezeki merupakan anugerah dari Allah swt yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya di dunia ini. Sehingga kita kita perlu memahami konsep rizki yang baik dan benar sehingga kita tidak salah dalam menyikapi masalah rizki

Jangan sampai kita salah cara menyikapi rizki sehingga membuat kita menjadi berdosa dihadapan Allah, Al-Habib Abdurrahman Al-Athas pernah menyampaikan dalam Rouhah sore di Pondok Daris bahwa dahulu ada seorang yang berprofesi menjadi penggali kubur, ketika dia ditanya peristiwa aneh apa yang dia temukan selama dia menjadi penggali kubur, maka orang ini menjawab: "ketika menggali kubur banyak aku melihat mayyit yang mukanya membelakangi kiblat". 

Maka Al-Habib Abdurahman Menjelaskan pada anak-anak santri daris bahwa pristiwa tersebut disebebkan karena mereka ketika hidup didunia, sering ragu terhadap rizkinya Allah SWT. Sering Su'udzon terhadap kemampuan Allah menanggung rizkinya. 

Coba bayangkan seandainya ada seorang anak mengatakan kepada orang tuanya yang kaya dan hidup berkecukupan, "Bapak, besok pagi bapak kira-kira sanggup nggak ngasi aku makan ?" Tanya sang anak, maka tentu sang bapak akan merasa tersinggung dengan pertanyaan tersebut. Maka ketahuilah Allah SWT adalah Tuhan kita yang maha kaya, yang maha memiliki segala-galanya, yang mengatur segala urusan kita maha mampu untuk mengatur dan memperbaiki rizki dan kehidupan kita.

Selanjutnya kita akan meilhat bahwa rizki itu bukan hanya masalah harta benda saja, sehingga yang selalu kita minta berikan kelancaran rizki , padahal bentuk rezeki yang diberikan kepada hamba-Nya tidak hanya berupa harta kekayaan, melainkan juga yang bersifat batin seperti kesehatan, kesalehan, kebahagiaan, ilmu dan sebagainya.

Syeikh Muhammad Mutawalli asy-Sya'rawi  mengatakan:

المَالُ هُوَ أَدْنَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ و العَافِيَةُ أَعْلَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ و صَلَاحُ الأَبْنَاءِ أَفْضَلُ أنْوَاعِ الرِّزْقِ و رِضَا رَبِّ العَالَمِينَ فَهُوَ تَمَامُ الرِّزْقِ
Artinya:

Harta adalah rezeki yang paling rendah. Kesehatan adalah rezeki yang paling tinggi. Anak yang saleh adalah rezeki yang paling utama. Sedangkan ridha Allah adalah rezeki yang sempurna.

1. Pertama, rezeki harta.

Rezeki berupa harta benda dalan tingkatan dasar, sehingga semua orang bisa meraih rezeki tersebut. Baik itu hamba yang taat maupun yang ingkar. Rezeki seperti ini mudah untuk didapatkan bahkan dengan cara yang batil sekalipun. Itulah kenapa rezeki harta benda masuk kategori paling dasar derajatnya.

2. Kedua, rezeki kesehatan.

Kesehatan, masuk dalam rezeki yang luhur. Karena kesehatan sangatlah mahal. Orang bisa saja miskin harta benda, akan tetapi jika badannya sehat, maka ia akan lebih bebas dan merdeka.

3. Ketiga, rezeki keturunan saleh.

Anak yang saleh masuk ke dalam rezeki yang utama, karena tidak semua orang bisa mendidik anak-anaknya menjadi saleh atau salehah. Anak-anak yang saleh akan membawa kebahagiaan orang tuanya di dunia dan di akhirat. Maka bentuk rezeki seperti ini sangat diidamkan banyak orang tua.

4. Keempat, rezeki berupa ridha Allah swt.

Rezeki berupa ridha Allah swt merupakan sempurnanya rezeki. Karena tidak semua makhluk Allah mendapatkan ridha-Nya. Ridha Allah hanya diberikan kepada hamba yang taat kepada-Nya.

Maka beruntunglah hamba yang mendapatkan rezeki yang berupa ridha Allah swt. Karena ketika Allah sudah ridha dengan hamba, maka jaminannya adalah surga.

Posting Komentar untuk "Memahami Konsep Rizki dan jenis-jenis rizki"