Catatan Kajian Di Musholla At-Taubah ABR 1 Januauri 2025
Berikut adalah rangkuman dari kajian rutin Bulanan KH. Abdurrouf bin sirojuddin di Musholla At-Taubah Gresik Jawa Timur pada tanggal 1 Januari 2025
1. Kabar gembira bagi orang yang mencintai dan memakmurkan masjid
Rasulullah ﷺ bersabda :
بَشِّرِ المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ
“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang istiqomah berjalan di waktu gelap menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.”
Yang dimaksud adalah sholat isya dan sholat subuh. Dan termasuk juga, menghadiri majelis-majelis ilmu. Kabar gembira itu adalah mendapat cahaya terang yang sempurna kelak di hari kiamat. Mereka di dunia ini juga akan mendapat berkah dan pertolongan dari Allah ﷻ, mendapat rezeki yang halal, ketenangan, ketentraman dan keluarga yang Sakinah mawadah. Sesuai dengan firman Allah SWT :
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُم سُبُلَنَا
Artinya: Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami, Sungguh akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.
2. Perbanyak istighfar di bulan Rajab
Nabi Adam 'Alaihissalam dikeluarkan dari surga karena melakukan satu kesalahan, yaitu makan buah khuldi. Dan dari kesalahan itu beliau bertaubat selama puluhan tahun . itulah bahayanya berbuat maksiat, meskipun hanya satu kali, kalau itu menyebabkan Allah ﷻ murka, maka akan membuat kita sengsara. Namun kita jangan sampai berputus asa sebab pintu taubat Allah ﷻ selalu terbuka siang dan malam selama 24 jam. Sebagai mana yang disabdakan oleh baginda nabi :
إنّ اللهَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِالَّليْلِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءُ النَّهَارِ وَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءُ الَّليْلِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا
“sesungguhnya Allah membuka tangannya (maghfirah nya) dimalam hari, agar pendosa di siang hari dapat bertaubat kepadanya. Dan membuka tangannya di siang hari, agar pendosa di malam hari dapat bertaubat kepadanya”.
3. Lafaz-Lafaz atau Bacaan-bacaan istighfar
Terdapat banyak bacaan istighfar, namun Istighfar yang paling afdol (utama) adalah yang ada dalam alquran, karena alquran adalah firman Allah ﷻ,diantaranya sebagai berikut:
a) Doa dan istighfar Nabi Adam dan Siti Hawa dalam Surat Al-A‘raf ayat 23 :
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Artinya: “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi,”
b) Bacaan Doa dan istighfar di surat Ali 'Imran ayat 147:
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَاِسْرَافَنَا فِيْٓ اَمْرِنَا وَثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْم الْكٰفِرِيْن
Artinya : “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
c) Doa dan istighfar Nabi Yunus 'Alaihissalam di dalam tiga kegelapan
Yaitu kegelapan malam, kegelapan di bawah dasar laut, dan kegelapan di dalam perut ikan paus yang tertera dalam Surah Al-Anbiya’ ayat 87
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Artinya : “Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim"
Doa-Doa di atas di ambil dari Al-Qur’an, maka bagi yang berhadats besar, tidak boleh membacanya dengan niat semata-mata membaca al quran. tapi kalau membacanya dengan niat berdoa atau zikir maka boleh.
d) Bacaan istighfar selanjutnya adalah sayyidul istighfar :
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِك وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْت
Keutamaannya adalah jika dibaca pagi hari, kemudian sore harinya meninggal dunia, maka termasuk ahli surga. Jika dibaca sore hari, lalu pagi harinya meninggal dunia maka juga menjadi ahli surga.
e) Istighfar dari Rasulullah ﷺ dan dibaca 70 kali, dibaca pagi dan malam hari, yaitu:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَ ارْحَمْنِيْ وَ تُبْ عَلَيَّ
Seorang ulama Wahab bin Munabbih menyampaikan: jika seseorang istiqomah membaca istighfar tersebut sambil mengangkat kedua tangannya, maka tidak akan dibakar dalam api neraka.
a. Mencabut maksiat sampai ke akar-akar nya
b. Tidak akan mengulangi perbuatan maksiat lagi.
c. Menyesal atas perbuatan maksiat tersebut.
PENCATAT : IBNU MOH. ROBI'
SUMBER : BUKU SEPUCUK NASIHAT DARI MAJELIS ALYA' JILID 2
SUMBER : BUKU SEPUCUK NASIHAT DARI MAJELIS ALYA' JILID 2
Posting Komentar untuk "Catatan Kajian Di Musholla At-Taubah ABR 1 Januauri 2025"